SAHABAT FERRY ARBANIA

Puisi Budhi Setyawan di Antologi Puisi Penyair Indonesia 1 Angkatan Kosong-Kosong



|Ferry Arbania|Dalam acara Sastra Reboan edisi # 38 pada hari Rabu malam tanggal 25 Mei 2011 di Warung Apresiasi Bulungan, Jakarta Selatan, juga hadir penyair asal Tegal, Bontot Sukandar. Ia tampil di Sastra reboan membacakan beberapa puisinya, yang menambah semarak acara Reboan.
Selain itu mas Bontot juga membawa bukuAntologi Puisi Penyair Indonesia 1 Angkatan Kosong-Kosong,  dan memberikan 1 buku kepada saya. Ada 3 puisi saya di buku antologi bersama itu yaitu berjudul: Tarian Akar, Rintih Batu, dan Meruang-Ruang.
Terima kasih mas Bontot. Sukses untuk teman-teman Tegal.
Berikut 1 puisi saya berjudul Rintih Batu.
Rintih Batu
batu geragal dan kerikil itu dulu
suka bercerita degan ceria
menyongsong cahaya rembulan
menyanyikan harmoni awal bersama
desir dedaunan
ramah pepohonan
lembut rerumputan, serta
gaung senandung serangga malam
tapi kini mereka terdiam
membisu kaku beku
dalam luka tanpa kesah
begitulah
daku pasrah
saat sang cinta menyembelihku
dalam sebuah kisah
Bekasi, 2007
Share on Google Plus

About FERRY ARBANIA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment

Ferry Arbania , Sahabat Indonesia